This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label kumpulan artikel kesehatan tubuh. Show all posts
Showing posts with label kumpulan artikel kesehatan tubuh. Show all posts

Monday, April 2, 2012

Buah Ajaib, Mengubah Asam Menjadi Manis

Perasan air jeruk lemon pastilah terasa asam. Namun satu gigitan buah ajaib ini akan mengubah rasa asam menjadi semanis madu. Kini sebuah riset berhasil mengungkap unsur rahasia yang membuat buah merah kecil ini dapat mengubah rasa jeruk lemon yang kecut menjadi manis. Hasil riset ini dapat membantu peneliti menciptakan pemanis non-gula alami yang aman.

Efek pengubah rasa buah bernama ilmiah Richardella dulcifica atau Synsepalum dulcificum ini sempat membuat buah menjadi fenomena pada 2008. Ketika itu banyak orang di new york uyang menggelar pesta "stimulasi rasa" dengan melahap sebutir buah merah tersebut dan menyantap berbagai makanan asam. Efek dan sebutir buah ini dapat bertahan hingga satu jam.

Buah kecil ini ternyata mengandung protein khusus, yang di sebut miracullin (MCL), yang melekat pada tunas sensor pengecap rasa manis di lidah. Protein ini tampaknya melekat lebih erat pada reseptor tersebut ketika asam, yang membuat makanan terasa kecut, masuk kedalam mulut. "Miraculin sendiri terasa hambar, "kata peneliti studi Keiko Abe,dari University of Tokyo. "Dalam kondisi asam, MCL mengubah struktur molekulernya sehingga ikatannya jauh lebih kuat."

Ikatannya kuat ini mengaktifkan "sakelar" manis pada sel tunas rasa, seolah mengirim pesan kepada otak, "Hei, rasanya manis, lo" Cara protein ini mengikat reseptor  rasa pada lidah sehingga semua makanan asam terasa manis dapat membantu pengembangan pemanis buatan baru. Untuk mengetahui cara kerja buah tersebut, peneliti mempelajari interaksi antara miraculin dan sel-sel yang di rancang untuk mengekspresikan reseptor rasa manis versi manusia serta tikus. "kami berhasil memacahkan teka-teki begaimana miraculin mengubah asam menjasi manis di dalam secara ilmiah," kata Abe.

Miraculin bekerja dengan cara yang berbeda di banding pemanis rasa yang ada di pasar, termasuk pemanis bebas kalori dalam diet soda, yang terikat pada reseptor rasa yang berbeda.

Wednesday, March 28, 2012

Apa Perbedaan Antara Virus Dengan Bakteri?

Virus berbeda dengan bakteri. Pengertian Virus adalah parasit berukuran mikroskip yang menginfeksi sel organisme biologis. Sedangkan bakteri berasal dari kata bakterion (bahasa yunani), yang berarti batang kecil. Bakteri adalah organisme bersel satu yang terlalu kecil untuk dapat dilihat kecuali dengan bantuan mikroskop. Mereka berukuran micron(1/1000mm). Seperti makhluk hidup lain, bakteri membutuhkan makanan, air dan suhu yang sesuai untuk hidup dan berkembang biak.

Banyak orang yang membedakan antara bakteri dan virus berdasarkan pengobatan. Maksudnya, bakteri merespon antibiotika, sedangkan virus tidak. Tetapi, hal tersebut tidak semuanya benar. Sebab, ada banyak obat-obatan antiviral untuk penyakit AIDS. Perbedaan utama pada organisme itu berkaitan dengan struktur, ukuran, dan fungsi keduanya.

Pertama, bakteri adalah organisme hidup dan dapat ditemukan di mana-mana. Ada waktunya saat sistem kekebalan tubuh tidak dapat meyingkirkan suatu infeksi bakteri, maka antibiotik berfungsi untuk membunuh bakteri dan menghentikan pertumbuhannya. Infeksi bakteri sering terjadi bersamaan dengan adanya rasa sakit, nyeri atau borok pada bagian tubuh anda.

Sedangkan virus tidak harus hidup dan tinggal di dalam sel untuk tumbuh. Sistem kekebalan tubuhlah yang harus menyingkirkannya atau membiarkannya tetap di dalam tubuh anda. Infeksi virus biasanya disertai dengan gejala-gejala seperti sakit tenggorokkan, pilek, kongesti, muntah, dan diare.

Kedua, bakteri adalah sel yang kompleks yang memiliki kemampuan untuk mengembangbiakkan dirinya sendiri. Sedangkan virus hanya bisa menular dari tangan-ketangan atau kontak mulut ke mulut (flu biasa), juga secara seksual (HIV). Virus membutuhkan anda untuk menularkannya atau mengembangbiakkan dirinya sendiri.

Ketiga, bakteri adalah bagian yang diperlukan dalam hidup anda. Kenyataanya, anda tidak dapat hidup tanpa bakteri. Mereka membantu anda mencerna makanan dan menambah nutrisi pada pilihan-pilihan makanan anda. Bahkan sebelum anda memakannya, bakteri yang baik akan membantu mengeluarkan bakteri jahat. Hal tersebut tidak bisa di lakukan atau tidak di miliki oleh virus.

Keempat, pada kasus penyakit tertentu, bakteri umumnya memiliki ciri-ciri demam gradual, suhu tubuh penderita akan naik turun pada minggu pertama, dan mendekati minggu ke2 suhu tubuh tinggi tapi stabil. Selain itu kecepatan nadi akan melambat saat suhu tubuh meningkat yang di sertai gejala lain seperti diare, batuk, pilek dll.

Sementara virus pada umumnya memiliki ciri-ciri demam tinggi tanpa disertai gejala-gejala lain. Demam akut yang mendadak. Panas tinggi sampai di atas 39 derajat celcius, tanpa desertai batuk pilek, dan seringkali panas tinggi ini tidak teratasi dengan obat penurun panas. Nadi akan berdetak kencang (naik 10-20 kali per menit untuk setiap kenaikan 1 derajat celcius). Selain itu ditemukannya ruam kemerahan (rash, seperti pada penderita campak, demam berdarah)

Kelima, bakteri dapat mengembangbiakkan dirinya sendiri dan perkembangbiakkan inilah yang menyebabkan infeksi. Hasilnya seperti jerawat atau penyakit tenggorokkan, yang bisa di sembuhkan dengan antibiotika yang di buat untuk membunuh bakteri. Sementara satu kelemahan dari virus adalah virus membutuhkan sarana transportasi agar bisa menyusup ke dalam sel. Virus membutuhkan pengangkut kimiawi yang membawanya kesana.