This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Wednesday, March 13, 2013

Kisah sukses dengan secangkir kopi

Siapa sangka, bermula dari coba-coba, akhirnya Coffe Cangkir milik Tengku Zainal yang memulai bisnis kulinernya 18 Februari 2011, di Jalan DR Mansyur, Medan, Sumatra Utara kini berhasil memikat hati pasar.

Coffe Cangkir pun mulai mengepakkan sayapnya dengan membuka cabang baru di Jalan DI Pandjaitan, yang akan mulai beroperasi, pekan ini.

Tengku Zainal mengatakan, melebarnya sayap usahanya dengan membuka cabang baru, sebab ia lihat potensi peluang usaha kuliner di Medan masih sangat besar.

"Meski masih baru, saya malah menargetkan untuk tahun ini paling tidak target lima outlet bisa terealisasi. Untuk pembukaan awal tahun, oulet kedua bakal beroperasi Jumat besok di DI Pandjaitan No 179, di mana pasar yang bakal dikejar adalah kalangan kantoran," ujarnya seperti dikutip Tribun Medan.

Ia mengatakan, kesuksesan yang diperoleh Coffe Cangkir memikat konsumen tak kala konsep bangunan yang disuguhkan bergaya klasik.

Seperti outlet di DR Mansyur misalnya, komposisi bangunan dominan terbuat dari kayu sementara atap berbahan rumbiah atau tepas.

Untuk cabang terbarunya nanti, Tengku mengaku akan mengambil konsep serupa, di mana penekanannya lebih kepada bangunannya diaplikasikan menyerupai bangunan zaman Belanda.

"Saya ingin memberikan warna dan pilihan bagi konsumen setia kami. Jika ingin lebih santai dan berkonsep anak muda bisa berkunjung ke outlet DR Mansyur. Jika ingin serius untuk melakukan meeting poin misalnya, silahkan datang ke DI Pandjaitan, karena di sana kami siapkan pula ruangan khusus rapat," pungkasnya. (*/http://www.ciputraentrepreneurship.com)

Sunday, March 3, 2013

Juragan Keripik Balado dari Pariaman

Setahun terakhir, warga Kota Pariaman tidak lagi membuang waktu ke Padang dan Bukittinggi, jika ingin membeli keripik balado. Cukup datang ke Kampung Perak, Kota Pariaman, sudah tersedia keripik balado dengan cita rasa tidak kalah gurih. Bagaimana, Marza, memulai usahanya yang kita telah dikenal masyarakat Kota Sala Lauak tersebut?

keripikbaladoSetahun lalu, salah seorang kerabat Marza yang akan berangkat ke Jakarta memaksakan diri ke Padang, hanya untuk membeli oleh-oleh keripik balado. Meskipun sang kerabat sudah mengantongi sejumlah makanan khas Pariaman.

Sebenarnya kejadian seperti itu bukan kali pertama. Hampir tiap saat arus balik, kerabatnya yang biasa hidup di rantau mengunjungi Kota Padang, hanya untuk membeli keripik balado. Hal itu dilihat bapak dua anak ini sebagai peluang cukup menjanjikan. Sehingga kemudian dia mulai terpikir untuk memulai usaha pembuatan keripik balado.

”Apalagi sebelumnya saya juga sudah tahu, kalau pengusaha keripik balado ternyata membeli bahan bakunya di daerah Padangpariaman. Jadi saya pikir lebih dekat dan peluang bisnis ini cukup menjanjikan jika dikembangkan di Pariaman,” ujar pria yang tinggal di Jalan SM Abidin 54, Kampung Perak, Kota Pariaman.

Maka sekitar Juni 2010 lalu, mulailah dia merintis jalan membuka usaha keripik balado. Ia menemui seorang temannya yang telah memang memiliki pengalaman membuat keripik yang diolah dari bahan dasar singkong itu. Atas kebaikan hati sang teman, dia diajari mulai dari memilih singkong yang bagus untuk keripik hingga cara membuat lado keripik.

Tahap awal, ia membeli dua karung singkong lengkap dengan bumbu-bumbunya. Setelah diolah, jadilah 80 bungkus keripik balado buatan perdananya yang diberi merek ”Keripik Balado Ane.” Ane diambil dari nama putri pertamanya. Keripik yang dikemas dalam kemasan 250 gram, dan dijual Rp9.000 per bungkus.

Diluar dugaan, keripik yang ia titip di tempat usaha kipang milik kakaknya dan dijual di rumahnya sendiri itu, laris manis. Awalnya pengunjung yang membeli kipang, iseng-iseng mencoba satu atau dua bungkus. Ternyata mereka ketagihan dan membeli hingga 10 bungkus.

Marza merupakan pria yang lama hidup di rantau, Jakarta. Dalam perjalanan hidupnya, dia sudah menggeluti beragam usaha, seperti supplier ayam kampung, grosir rempah-rempah dan usaha lain.

Memanfaatkan peluang yang belum tergarap, dia sekarang menyeriusi usaha keripik balado. Setahap demi setahap, usahanya kini terus berkembang. Keripik balado produksinya meningkat menjadi 3 karung ubi, dengan hasil olahan sebanyak 100 bungkus per hari. Untuk keripik balado saja, omzet yang diperoleh mencapai Rp 900 ribu per hari. ”Itu belum termasuk jika ada order (pesanan) dari Jakarta dan penjualan ladu arai pinang yang  juga saya produksi,” katanya seperti dilansir Padang Ekspres.

Jika dulu, hanya ia dan istri yang mengerjakan pesanan, saat ini sudah ada dua karyawan yang direkrutnya untuk membantu meringankan beban pekerjaannya. Mereka bertanggung jawab memarut ubi dan menggoreng, sedangkan dirinya membuat lado keripik. Urusan urusan mengemas, dilakukan bersama-sama.

Lazim dalam sebuah usaha, Marza bukannya tidak mengalami kendala dalam pengembangan bisnis yang baru berusia setahun ini. Salah satunya soal pasokan bahan baku. Awalnya mudah didapatkan, sekarang mulai sulit. Begitu pula dengan kemasan kardus yang digunakan untuk minimal pemesanannya 1.000 eksemplar, belum sanggup ia penuhi.

Sedangkan untuk menghadapi bank sebagai mitra dalam meminjamkan modal, Marza masih menunda keinginan untuk mengaksesnya. ”Biarlah dari keuntungan ini saja saya tabung dulu, untuk menambahkan modal. Sehingga saya merasa nyaman menjalani usaha, tanpa ada ketakutan karena memikirkan utang. Saya yakin dengan menjaga kualitas, konsumen bakal tetap mengonsumsi produk saya,” tukasnya.

Sunday, March 11, 2012

Dimana Jual sepatu futsal import murah

Sepatu futsal murah sangat banyak di jual dipasaran maupun di internet, namun yang kualitasnya benar - benar bagus belum tentu semua pedagang menjual dengan kualitas yang bagus. 

Untuk mendapatkan sepatu futsal murah dan kualitas nya bagus setara dengan barang impor, ketik saja di google jual sepatu futsal murah, akan ada banyak hasil yang menampilkan jual sepatu futsal murah, tinggal anda memilih sepatu yang sesuai dengan selera dan kebutuhan anda. 

Artikel ini ditulis dengan menggunakan keyword berikut ini : jual sepatu murah, jual sepatu futsal murah, jual sepatu basket murah, jual sepatu murah kw1, toko jual sepatu futsal murah kw1, sepatu, sepatu online, sepatu wanita, grosir sepatu, jual sepatu online, sepatu kickers, jual sepatu kickers, sepatu kickers wanita, sepatu kickers murah, sepatu kickers indonesia, sepatu olahraga, toko sepatu olahraga, sepatu olahraga murah, sepatu olahraga wanita, toko sepatu olahraga online, butiksepatu, butik sepatu, butik sepatu online, butik sepatu wanita, butik sepatu import

Tuesday, February 21, 2012

Kalau bisa empat kenapa harus satu

Dikutip dari Majalah Alia
Kenaikan harga-harga kebutuhan pokok pasca kenaikan harga BBM nampaknya sudah bukan hal yang aneh lagi. Bahkan sebelum harga BBM resmi naik, harga-harga sudah mulai naik mendahului. Tentu saja hal ini membawa konsekuensi yang tidak sedikit pada anggaran rumah tangga setiap orang. Otomatis pengeluaran akan bertambah, sementara penghasilan....? nampaknya diam di tempat tak bergerak. 

Lalu bagaimana mengatasinya? Dalam keadaan defisit, selalu ada dua jalan keluar. Cara pertama yaitu dengan mengurangi pengeluaran atau melakukan penghematan, dan cara kedua yaitu dengan menambah penghasilannya. Atau jika keduanya dilakukan sekaligus akan lebih baik lagi. 

Berhemat adalah cara yang cukup efektif dalam jangka pendek. Tapi hemat juga ada batasnya, lagipula kenaikan harga ini sepertinya bukan cuma sekali. Maka solusi untuk jangka panjang lebih tepat adalah dengan menambah penghasilan agar tidak lebih besar pasak dari pada tiang. 

Menambah penghasilan bukan cuma berarti meminta kenaikan gaji pada atasan, atau mencari pekerjaan baru yang lebih menjanjikan. Itu memang bisa dilakukan, tapi tidak selalu berhasil pada setiap orang. Kalau menambah penghasilan dari sumber yang sudah ada sekarang dirasa sulit, maka mau tidak mau Anda harus mencari sumber pemasukan yang lain sebagai tambahan. 

Pada dasarnya, ada banyak sumber untuk mendapatkan penghasilan. Dan yang paling populer sekarang ini adalah dengan membagi sumber pemasukan menjadi 4 kelompok. Yaitu sumber pemasukan yang berasal dari bekerja sebagai Karyawan, menjadi Pekerja Mandiri, Pemilik Usaha, atau sebagai Investor. Biasanya sumber pemasukan ini dibagi kedalam kuadran (bidang empat) dan populer dengan sebutan cash flow quadrant.
  1. Bekerja Sebagai Karyawan
    Ini adalah sumber penghasilan yang paling populer dan banyak dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kita. Yaitu dengan menjadi karyawan yang bekerja baik itu di pabrik, perusahaan, pemerintah, maupun usaha kecil. Seorang karyawan mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya berupa gaji yang jumlahnya tetap dan pasti. Inilah yang bagi sebagian orang menjadi faktor utama dipilihnya jalur menjadi karyawan sebagai sumber penghasilan. Selain itu, dengan menjadi karyawan juga bisa mendapatkan keamanan dan jaminan masa depan. Misalnya dengan adanya jaminan tunjangan asuransi kesehatan dan pensiun. Biasanya seorang karyawan memiliki jam kerja yang tetap setiap hari, kecuali untuk karyawan pabrik yang punya jadwal shift. Sehingga sulit rasanya untuk bisa menjadikan karyawan sebagai penghasilan tambahan jika sekarang ini sudah bekerja sebagai karyawan di perusahaan lain. Tapi kalau sekarang Anda bukan karyawan, maka tidak ada salahnya untuk menjadi karyawan sebagai side job Anda dan mendapatkan penghasilan tambahan berupa gaji bulanan.
  2. Pekerja Mandiri
    Tidak semua orang bisa menjadi pekerja mandiri. Karena ada satu syarat mutlak untuk menjadi pekerja mandiri, yaitu keahlian khusus. Karena menjadi pekerja mandiri adalah menjual keahlian Anda pada orang lain secara freelance. Contoh dari pekerja mandiri adalah seorang dokter yang membuka praktek di rumahnya, pengacara yang menerima tugas mendampingi kliennya, seorang tukang jahit atau katering yang menerima pesanan konsumennya. Seorang pekerja mandiri tidak mendapatkan gaji bulanan seperti halnya karyawan, melainkan mendapatkan honor atau fee langsung dari konsumennya atas jasa yang dilakukannya. Jika Anda memiliki keahlian khusus yang bisa diandalkan, maka menjadi pekerja mandiri nampaknya bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan. Mungkin selain bekerja sebagai karyawan sekarang ini, Anda bisa juga tetap menerima pesanan kue atau jahitan di luar jam kantor. Atau mungkin menerima panggilan reparasi alat elektronik di malam hari atau hari libur sehingga tidak mengganggu pekerjaan utama.
  3. Pemilik Usaha
    Kalau karyawan adalah profesi yang paling populer dan banyak dilakukan orang, maka menjadi pemilik usaha adalah profesi yang paling banyak diinginkan orang, apapun profesinya sekarang. Percaya atau tidak, sebuah survey pernah membuktikan bahwa mayoritas responden mengatakan ingin menjadi pengusaha walaupun mereka pada saat itu kebanyakan bekerja sebagai karyawan swasta atau PNS. Yang dimaksud dengan menjadi pemilik usaha adalah mengandalkan pemasukan terutama dari hasil usaha berupa prive atau deviden, bukan dari gaji bulanan. Kalau Anda sekarang masih menjadi pimpinan di perusahaan Anda sendiri dan menerima gaji rutin setiap bulan, itu artinya Anda masih bisa dikatakan sebagai karyawan. Walaupun Anda pemilik usaha tersebut, tapi penghasilan Anda bukan sebagai pemilik usaha melainkan sebagai karyawan. Pemilik usaha yang saya maksud disini adalah seseorang yang sumber penghasilannya dari usaha yang ia miliki, bukan dari pekerjaan yang ia lakukan. Biasanya, pemilik usaha bisa memiliki banyak waktu luang karena ia hanya perlu mengontorol usahanya sewaktu-waktu saja. Ia masih punya banyak waktu luang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara lain seperti bekerja sebagai karyawan di tempat lain atau menjual keahlian yang dimilikinya. Atau kalau Anda sekarang ini sebagai karyawan dan kebingungan bagaimana caranya mengembangkan dana yang dimiliki sedangkan perbankan tidak bisa menjanjikan hasil yang optimal. Bisa saja Anda membuka warung atau memodali seseorang untuk membuka usaha, lalu Anda tinggal mengontrol dan menikmati keuntungannya saja. Membuka lapangan kerja sekaligus menambah penghasilan keluarga. Dan yang populer juga sekarang ini adalah dengan usaha pemasaran langsung atau MLM, walaupun tidak membuka lapangan kerja baru, tapi bisa menambah penghasilan yang cukup lumayan.
  4. Investor
    Ketiga sumber pemasukan di awal tadi membutuhkan banyak aktivitas fisik. Karyawan “menjual” jam kerjanya dengan gaji bulanan, begitu juga pekerja mandiri yang walaupun lebih fleksibel namun tetap saja mengandalkan aktivitas fisik untuk mendapat penghasilannya. Sedangkan pemilik usaha biasanya juga harus bekerja dulu di awalnya sebelum bisa menyerahkan pengelolaan usahanya pada orang lain. Tapi investor beda, investor lebih banyak mengandalkan kekuatan modal dan strategi dalam mengelola dan mengembangkan dana yang dimilikinya. Investor mendapatkan penghasilan tidak dari gaji bulanan, klien yang menyewa jasanya, atau konsumen yang membeli dagangannya. Ia mendapatkan penghasilan dari mengembangkan dana yang dimilikinya baik itu berupa bunga, bagi hasil, capital gain dan sebagainya. Investasi adalah sumber penghasilan tambahan yang bisa dilakukan siapa saja selama ada uang di tangannya. Karena berinevstasi tidak menyita banyak waktu dan bisa dilakukan sambil bekerja. Sementara masalah keahlian mengatur strategi bisa dikerjakan oleh sang ahli yang dibayar berdasarkan keuntungan yang didapat atau berdasarkan aset yang dikelola.
Tapi pertanyaannya sekarang adalah, bisakah seseorang memiliki keempat sumber penghasilan ini sekaligus? Jawabnya, kenapa tidak? Sebagai seorang karyawan yang saat ini mengandalkan gaji bulanan, Anda bisa saja menjual keahlian yang dimiliki di luar jam kantor, dan menyisihkan sebagian penghasilan Anda selama ini untuk membuka usaha dan berinvestasi. Dengan cara ini Anda bisa memiliki 4 sumber penghasilan sekaligus.

Keahlian apa yang bisa Anda jual, usaha apa yang cocok untuk Anda, dimana investasi yang menguntungkan. Itu urusan belakangan. Yang penting sekarang adalah jangan menutup diri Anda terhadap kemungkinan memiliki berbagai sumber penghasilan (multi source of income).

Jangan lekas puas dan berhenti berusaha hanya karena sudah bisa bekerja sementara masih banyak orang yang menganggur, karena bekerja bukan jaminan bisa mencukupi kebutuhan hidup. Jangan juga lekas puas dan berhenti berusaha hanya karena sudah bisa memiliki usaha yang tidak banyak orang bisa melakukannya, karena usaha terkadang bisa naik dan sebaliknya juga bisa turun. Dan jangan pula lekas puas hanya karena punya investasi dimana-mana, karena tak selamanya investasi itu aman dan menguntungkan.

Namun milikilah sebanyak-banyaknya sumber penghasilan. Karena kalau yang satu turun, masih bisa mengandalkan yang lainnya. Kalau yang satu gagal, masih ada cadangan untuk menutupinya. Kalau bisa memiliki empat sumber penghasilan sekaligus, kenapa cuma punya satu?

Friday, January 6, 2012

Hobbi yang bisa menghasilkan uang

Dikutip dari Danareksa.com
Sudah bukan jamannya menggantungkan diri gaji dan perusahaan tempat bekerja, sebab masih tingginya risiko PHK yang menyebabkan Anda kehilangan pekerjaan. Jika Anda mempunyai hobi yang digilai, mengapa tidak mencoba mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi tersebut. Daripada terus menerus dituding sebagai salah satu biang pemborosan, marilah kita mengusahakan hobi kita agar menjadi mesin uang.

Kegilaan orang akan hobi yang ditekuninya, dapat dengan mudah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya seseorang yang hobi berburu barang-barang antik bisa menghabiskan banyak waktu, tenaga dan bahkan uang sampai ratusan juta rupiah yang bagi orang lain seperti sia-sia. Bandingkan dengan tingkah orang yang yang hobi dengan burung perkutut atau ikan Louhan ?

Mungkin terasa tidak masuk akal bagi orang lain. Hobi boleh dibilang sebagai sebuah pemenuhan kebutuhan batiniah untuk melepaskan diri dari kejenuhan dan kelelahan karena rutinitas harian dalam mencari nafkah. Karena sifatnya itulah, yang berlaku dalam soal hobi adalah kesenangan yang tak terhingga. Ketika hobi diboyong ke dalam wilayah bisnis, meski perhitungan laba-rugi, kelayakan usaha, peluang dan lain sebagainya juga dijadikan pertimbangan tapi instinglah yang lebih dominan. Ungkapan yang sering terdengar, nggak masalah untung atau buntung yang penting hobi !
 
Bekerja Dengan Senang Hati
Tapi itulah sebabnya mengapa kegiatan usaha yang berawal dari hobi seringkali berhasil dengan baik. Dimana salah satu kunci untuk memulai usaha yang sukses adalah bekerja dengan senang hati, seolah kita sedang mengerjakan hobi sampai-sampai lupa waktu dan tidak kenal lelah. Yang pasti ada kesungguhan baik dalam memulai usaha hingga mengembangkannya dan melakukan sesuatu dengan landasan cinta, bukan keterpaksaan agar kita bekerja untuk hasil yang terbaik dan penuh keikhlasan

Tidak heran jika banyak orang memulai suatu bisnis adalah karena kegemaran atau hobi. Bayangan mendapatkan penghasilan besar dengan melakukan pekerjaan yang disukai memang menjadi keinginan banyak orang. Sebab biasanya orang memang melakukan hal yang terbaik untuk kegiatan yang disukainya, sehingga tidak heran jika hasilnya juga maksimal. Hobi yang dilakukan dengan tujuan awal melepaskan stress, kemudian malah menghasilkan uang tentunya menjadi bonus yang sangat menyenangkan.
 
Langkah Awal Mengubah Hobi Menjadi Bisnis
Satu hal yang berat dalam melakukan usaha ialah melakukan langkah pertama. Meski demikian, langkah pertama tetap saja melakukannya. Bukankah hal-hal besar itu berawal dari yang kecil, dan langkah seribu, tidak mungkin terjadi tanpa langkah pertama. Apa saja yang harus dilakukan agar hobi kita bisa menghasilkan uang, berikut ini adalah caranya :
  1. Luangkan waktu lebih banyak untuk menekuni hobi Anda, dan hasilkan hasil karya dengan kualitas yang lebih baik dan kuantitas yang lebih banyak. “ Practise makes perfect “ dengan terus berlatih maka kita akan menghasilkan karya yang semakin baik. Hasil karya yang berkualitas tentunya meningkatkan nilai jualnya, apalagi jika banyak orang yang menekuni hobi yang sama, tentunya produk Anda harus mempunyai nilai lebih dibandingkan produk sejenis. Paling tidak hasil karya Anda mampu bersaing di pasaran. Masalahnya ketika hobi yang biasanya dilakukan diwaktu luang jika akhirnya menjadi rutinitas, maka si pehobi cenderung menjadi malas melakukannya. Hal ini secara alamiah memang terjadi, namun itulah konsekuensi dari perubahan hobi menjadi bisnis. Supaya Anda tidak tersiksa dalam proses perubahan ini, maka lakukanlah secara perlahan atau bertahap, jangan memaksakan diri untuk meluangkan waktu jauh lebih banyak, tetapi sedikit lebih banyak saja dari waktu ke waktu. Misalnya jika bisanya Anda membuat hasil karya sebulan sekali, maka jangan memaksa diri untuk membuat hasil karya seminggu sekali. Tingkatkan produktifitas menjadi sebulan dua kali, kemudian jika sudah merasa nyaman dengan ritme kerja yang baru, jangan ragu-ragu untuk meningkatkan produktifitas setingkat lebih tinggi lagi.
  2. Tambah terus pengetahuan Anda, bisa melalui kursus-kursus, seminar, atau pelatihan yang berhubungan dengan hobi Anda. Biasanya dalam kursus Anda akan mendapatkan semacam sertifikat yang nantinya bisa menaikkan prestise dan kepercayaan pelanggan, sehinggga meningkat daya jual hasil karya Anda.. Selain melalui kursus ada banyak cara yang lebih murah untuk menambah pengetahuan anda, dengan melalui buku, majalah, internet dan berbagai media informasi lainnya.
  3. Belajar langsung dari orang–orang yang sudah ahli atau sudah sukses menjalankan hobi tersebut. Mendapatkan mentor atau bergaul dengan orang yang mempunyai hobi sama juga bisa menjadi cara yang terbaik bagaimana menghasilkan karya yang terbaik dan kompetitif dari segi kulitas juga harga. Sebab yang terpenting dari sebuah hobi yang jadi bisnis adalah apakah orang mau membeli hasil karya yang Anda hasilkan, dan berapa orang mau membayar untuk itu. Nah, dari mereka yang sudah berhasil di hobi yang jadi bisnis yang Anda minatilah Anda bisa mendapatkan informasi mengenai cara menjalankan bisnis tersebut dengan sukses. Lagipula dengan bergaul dengan mereka, hasil karya dan keterampilan anda selalu diukur kemajuanya oleh orang yang kompeten dibidangnya. Selain itu berada dalam lingkungan yang memiliki minat yang sama juga akan meningkatkan motivasi Anda dalam berbisnis. Jika ada perkumpulan dalam hobi Anda, usahakan untuk bergabung dan aktif. Beberapa hobi mempunyai perkumpulan untuk mewadahi orang-orang yang menggemari hobi yang sama. Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapat dengan mengikuti perkumpulan, antara lain : mendapatkan perkembangan terbaru serta informasi-informasi mengenai hobi Anda yang mungkin bisa dimanfaatkan dalam mencari peluang, meningkatkan peluang mendapatkan calon pelanggan, memperoleh promosi gratis untuk usaha Anda, memperluas network.
  4. Tawarkan hasil karya Anda dari satu toko ke toko lain, dari satu orang ke orang lain. Tentu saja, anda diharapkan tak mudah patah semangat jika produk yang anda tawarkan di tolak. dan juga, jangan malu. Dari pengalaman diketahui, orang-orang terdekat bisa menjadi konsumen awal. Cara ini, juga bisa membantu mengatasi kesulitan modal keuangan, karena mereka bisa diminta membayar dimuka, sebelum barang dibuat atau diantarkan Pada akhirnya semua kembali kepada pilihan kita masing-masing, sebab tidak semua orang beruntung memiliki hobi, atau memiliki hobi yang berpotensi menghasilkan uang. Banyak orang yang tertunda membuka usaha sebab masih bingung menentukan bidang usaha yang diminati. Tetapi bukan berarti jika tidak mempunyai hobi, kemudian tertutup kemungkinan membuka usaha, sebab banyak sumber ide bisnis lainnya yang bisa Anda lakukan.
Kuncinya adalah apapun yang Anda pilih, cintailah ! Dengan melakukan pekerjaan yang dicintai, Anda seperti mempunyai layaknya hobi. Sebaliknya banyak juga orang yang sudah memiliki hobi, namun belum berminat mengubahnya menjadi bisnis yang menghasilkan uang. Mudah-mudah tulisan kali ini menambah wawasan Anda terhadap peluang dan potensi bisnis dari hobi.

Thursday, January 5, 2012

Kisah sukses bisnis bakso kepala sapi

bakso_kepalasapi0112Anggara Kasih Nugraha Jati, pemilik bisnis Bakso Kepala Sapi memulai usahanya sejak 2006 lalu. Anggara berkisah, saat itu dirinya memang harus merogoh kocek cukup dalam sekitar Rp 50 juta untuk merintis usahanya ini. Namun, kerja kerasnya berbuah manis dan akhirnya dia bisa meraup omzet miliaran rupiah. Tahun 2009, usahanya tersebut beromzet Rp 2,1 miliar.

Sebelum mendirikan usaha ini, Anggara yang waktu itu masih mahasiswa memiliki bisnis yang seabrek, mulai dari menjual pernak-pernik hingga kartu kredit. Semua bisnisnya ini dilakukan untuk mengumpulkan pundi-pundi uang demi investasi untuk bisnis baru.

Benar saja, uang hasil kerja keras dari bisnisnya itu dia investasikan untuk membuka kedai bakso di Kebon Pedes, Bogor. Modal awalnya habis untuk membeli bahan keperluan kedai. "Modalnya hanya saya gunakan untuk keperluan dapur. Kalau gedungnya kan sudah ada, milik keluarga," kata Anggara.

Akhirnya, bisnis bakso Anggara berkembang dengan pesat. Produknya kini telah dipasarkan di Sumatera dan Jawa. Anggara juga memiliki beberapa merek dagang untuk usaha baksonya. Salah satunya adalah "Warung Bakso" yang dipasarkan dengan pola kemitraan. (*/http://www.ciputraentrepreneurship.com)

Bisnis kuliner tampaknya menjadi salah satu pilihan untuk menanamkan investasi. Pasalnya, selain terbilang tahan krisis, bisnis kuliner juga tidak mengenal musiman.

Monday, January 11, 2010

Peluang Bisnis Pulsa Offlline : Jalur Pulang Kantor Berubah

bisnis pulsaBisnis memang memerlukan pengorbanan, seiring dengan bisnis pulsa online dan offline yang saling mendukung, trayek pulang ngantor sayapun berubah sejak dideklarasikan toko rumahan, karena saya harus mendeposit-kan sejumlah uang buat jualan pulsa. Akibat sibuk bisnis offline ini, Blog kesayangan ini pun terkena imbasnya sempat hiatus beberapa hari, terhitung dari hari Minggu kemarin (10/01/10) saya tidak mengeluarkan postingan baru yang berakibat ratu Alexa malas mengurangi angka-nya di blog ini.

Maklum, bisnis pulsa ini tergolong modal kecil. Walhasil saya harus mendepositkan setiap hari ke sebuah agen yang letaknya lumayan jauh, karena pulsa yang terjual setiap harinya selalu menghabiskan deposit saya.

Walau masih berupa pulsa elektrik dan voucher gosok, namun semangat untuk peluang bisnis pulsa secara offline terus saya genjot, penjualannya pun termasuk menguntungkan.

Pulsa yang sering dibeli para konsumen biasanya yang bernominal 10 ribu dan 20 ribu. Dengan keuntungan tiap transaksi berkisar 500-2000 rupiah per nomor, lumayan khan?. Anggap aja ada 10 transaksi setiap hari berarti keuntungan anda bisa mencapai 20 ribu rupiah, dan kalau sebulan anda bisa mengantongi 600 ribu.hmmm sebuah nilai yang lumayan bukan?.

Jika anda ingin terus mengembangkan bisnis pulsa secara maksimal, saran saya gunakanlah blog anda untuk berpromosi offline maupun online. Trus caranya bagaimana?.

Sebagai contoh saya mengikuti secara online disini, selain persyaratannya tergolong mudah dan gratis pendaftarannya, namun keuntungan yang didapat tidak tanggung-tanggung.

Kalau bisnis pulsa offline alias jual pulsa rumahan, anda bisa berpromosi ke tetangga, teman, kerabat, di kantor dan sebagainya, jangan lupa sambil berpromosi jualan pulsa juga berikan kartu nama anda dengan nama bisnis pulsa online anda disitu lengkap dengan nama blog anda.

Semoga bermanfaat.

Tuesday, December 22, 2009

Bagaimana Membangun Kerajaan Bisnis Online Anda

Bagi anda yang telah memiliki beberapa macam bisnis online (bussiness figures) di internet, pertanyaan diatas mungkin sudah anda lupakan. Namun bagi yang baru memulai atau pemula pertanyaan diatas merupakan impian bagi anda (termasuk saya..hehe). Menjalankan bisnis online memang tidak mudah, tetapi caranya juga terbilang bisa dipelajari oleh siapa saja. Pertanyaannya bagaimana kita segera action untuk membangun kerajaan bisnis online kita dengan memiliki beberapa bisnis yang bisa kita jalankan bersamaan dengan tetap fokus pada masing-masing figures (halah bule lagih..).

Banyak pakar bisnis online berkata kalau kita ingin bisnis internet harus fokus, yep.. kita memang harus fokus pada satu bisnis, apakah itu bisnis PTR (Paid To Review),PPL, PPC, PTS, bisnis toko online atau bisnis apa saja yang bisa kita lakukan di internet.

Sejujurnya, pernahkah anda melihat seorang pebisnis internet yang sudah sukses?, oke saya beri gambaran Joko Susilo misalnya, setelah sukses dengan Formula Bisnis-nya beliau mulai mengembangkan bisnis terbarunya yaitu Rahasia Blogging. Apa artinya?, ini menandakan anda tidak bisa berkutet terhadap satu bisnis yang sudah berjalan lama saja walaupun telah sukses di pasaran, namun anda harus kreatif dalam mencoba atau menciptakan produk-produk bisnis yang lainnya.

Sebagai seorang pebisnis anda harus jeli melihat pasar, pasar akan terus bergerak seiring dengan permintaan dan kebutuhan, oleh karenanya diperlukan kejelian dari seorang pebisnis untuk memperbaharui [model] bisnisnya.

Kembali ke tema bagaimana membangun kerajaan bisnis online anda, pada artikel kali ini saya ingin kembali mengingatkan kembali kepada anda yang baru memulai bisnis di internet atau yang sudah menjalankan agar terus memperbaharui model bisnis supaya calon konsumen anda tidak merasa bosan, apalagi pengunjung blog anda tentunya akan senang melihat adanya perkembangan bisnis anda.

Tentunya saya tidak menganjurkan kepada anda untuk membeli produk bisnis secara membabi-buta agar bisnis anda memberikan keuntungan banyak. Karena tidak selamanya bisnis dengan bermodalkan besar akan membawa keuntungan besar pula. Yang saya maksud adalah ketika anda melihat bisnis anda sudah mulai berkembang, cobalah untuk melirik kepada bisnis lainnya yang memiliki prospek cerah untuk dikembangkan, bahasa kerennya "diversifikasi' usaha (bener yah....?).

Pastikan setelah anda membaca artikel ini untuk mulai mencari pilihan bisnis lain yang berpotensi dan sesuai dengan anda agar bisnis online anda bisa lebih berkembang pesat.

Semoga bermanfaat.

Friday, December 18, 2009

Petuah Sang Guru Bisnis Indonesia untuk Anak Bangsa

Tentunya artikel ini tidak bermaksud untuk mengatakan anda "bodoh" atau "pintar", tetapi hanya perandaian bagaimana sebenarnya sebuah petuah dari sang guru bisnis Indonesia, Om Bob Sadino bisa mengajarkan kepada kita dalam menjalani dan menerjemahkan perjalanan hidup yang berbeda-beda. Demikian pula dengan sosok Om Bob Sadino yang ber-azzam untuk tidak membawa ilmu yang dimilikinya keliang kubur sebelum di ajarkan kepada anak bangsa ini. Berikut tulisan-tulisan Beliau, semoga bermanfaat.

1. Terlalu Banyak Ide - Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya

2. Miskin Keberanian untuk memulai - Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.

3. Telalu Pandai Menganalisis - Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

4. Ingin Cepat Sukses - Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

5. Tidak Berani Mimpi Besar - Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

6. Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi - Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.

7. Berpikir Negatif Sebelum Memulai - Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

8. Maunya Dikerjakan Sendiri - Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.

9. Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan - Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.

10. Tidak Fokus - Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.

11. Tidak Peduli Konsumen - Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.

12. Abaikan Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

13. Tidak Tuntas - Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.

14. Tidak Tahu Pioritas - Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas

15. Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas - Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,

16. Mencampuradukan Keuangan - Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.

17. Mudah Menyerah - Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.

18. Melupakan Tuhan - Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.

19. Melupakan Keluarga - Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga

20. Berperilaku Buruk - Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diats kakinya sendiri.

Sumber : Bob Sadino

Semoga bermanfaat.

Thursday, June 25, 2009

Cari Peluang Bisnis Waralaba ?

Kali ini saya akan membuat list atau daftar beberapa peluang bisnis waralaba (bisnis offline) yang bisa dipakai acuan untuk para pencari peluang usaha waralaba yang sedang mencari model business opportunity. Banyak usaha waralaba yang modelnya beragam mulai dari usaha makanan atau minuman sampai model waralaba pendidikan, ritel ringan sampai ritel berat sekalipun, mulai dari modal 2 juta sampai 200 juta bahkan lebih. Yang pastinya anda bisa mencari info tentang usaha waralaba yang akan anda pilih yang sesuai dengan budget modal ataupun hobby anda, atau anda akan menciptakan sendiri model waralaba anda sendiri ?, kalau anda kreatif , anda pasti bisa membuatnya.

Berikut nama-nama bisnis waralaba yang bisa anda ikuti (urutan berdasarkan abjad bukan dari peringkat) :

HMTC
3 to 6
99 ers
Abacia Kebab & Pizza
Alfamart
Amazy
Apotek K-24
Apotik Century
Auto Bridal
Ayam Goreng Fatmawati
Ayam Pakuan
Bakmi Mada
Bakmi Raos
BASO
Bimbel Salemba
Biru
B-Line
C3
Cak to
Campina Scoop Counter
Cheap & Clean
Chic Music
Circle K
Cling Car Wash
Coffee Toffee
Columbia
Cup & Cakes
Cuppa Coffee
de Bolivia
Depo Ikan
D'Fontaine
Disc Tarra
Dobbi
Donut Boyz
Double Dipps
D'Paris
ECG
Edam Burger
Ergomatics
Es Cendol Idol
Es teler 11
Esther House
Excellent Learning Center
Frosty Blend
Goodtea
GSC
Happy Play
ILP
Jolly Time
Kebab Turki Baba Rafi
Kidea
King Auto
Laundry Zone
Le Monde
Lollipop's Playland & Cafe
LP3I
LPBAI
Maggie
Melia Laundry
MER Furniture
Metal Forming
Miracle
Mister Baso
Mobile Car Wash
Moss Parfum
Mr Tacoz
Mr. Piss
Multi Plus
My Bakso
Nailpia
Nasi Uduk Gondangdia
Odiva
Oto Bento
Piramizza
Q-dees
Rice Bowl
Ristra House
Robota
Royal Crepes
Rudi Hadisuwarno School
Sekolah Global Mandiri
Shake Me
Shop & Drive
Simply Fresh Laundry
Simply Interactive
Sinar Sakti Metalindo
Smart2Print
SPEC
TBI
Teh Men United
Tela Krezz
Tela Tela
Telesindo Shop
The Institute of Technology Autralia
Town For Kidz
Twister Chips
TX Travel
Veneta System
Waroeng Kebab
X-fill
X-Tion
Yomart

untuk keterangan lebih lengkap apa dan bagaimana membuka usaha waralaba, bisa membuka website-nya yaitu www.majalahfranchise.com

Semoga bermanfaat.

Tuesday, April 14, 2009

Hati-hati Dengan Email Palsu Dari Paypal...

Hari ini saya sedikit senyum kecut sambil mengerutkan dahi yang sedikit kisut ini, setelah membaca sebuah email di area spam, jelas banget email tersebut kelihatan belum professional sekali untuk dibilang penipu (hoax:red), dilihat dari email pengirim saja, sudah jelas dia bukan dari paypal, berikut email pengirimnya ;

PayPal

Intinya mereka ingin kita untuk mengisikan data kita di Paypal.com, sesuai anjuran mereka dengan men-copas alamat mereka ke address bar browser kita.

sekilas berikut isi email mereka

Dear PayPal Member,

We have noticed several attempts of fraud. Seems like somebody tried to access your account. You are able to log into your account but all your payments are suspended untill you will update your personal information. PayPal works day and night to help keep your identity safe. That's why it has come to our attention that your PayPal account information needs to be updated as part of our continuing commitment to protect your account and to reduce the instance of fraud on our website. If you could take 5-10 minutes out of your online experience and update your personal records you will not run into any future problems with the online service.

However, failure to update your records will result in account suspension.

Click on the link below. if you can`t, copy and paste the link into the address bar of your web browser.

https://www.paypal.com/cgi-bin/webscr?cmd=_login-run

The link will take you to our Verify Your Identity page.

On the Verify Your Identity page, please fill in the correct information to verify your identity.

Thank you for using PayPal!

Yours sincerely,

PayPal Ltd.

kalau boleh saya sarankan, buat kita-kita yang sedang mendalami ilmu internet marketing (sudah pastinya harus punya account Paypal) agar lebih berhati-hati dengan email palsu seperti ini (untungnya mbah Google ingetin di area spam email saya, trims yah Mbah..), Buat yang ngirim untuk supaya belajar lebih serius lagi kalau mau nipu orang...wekekeke

Semoga bermanfaat,


Wednesday, February 18, 2009

Siapa sih GM termuda se-Asia.......?

Sebuah posting untuk menjadikan anda terinspirasi dalam bidang bisnis, bahwa sukses di bisnis tidak memandang umur, jenis kelamin, semua sama apabila kita mau mencoba dan mencoba lagi.

Berikut sekilas kisah seorang GM termuda se-Asia yang saya rangkum dari harian kompas.

Adalah Yoris Sebastian, kelahiran Ujung Pandang, 5 Agustus 1972, ini punya sejuta inovasi, termasuk acara "I Like Monday" di Hard Rock Cafe. Pendiri OMG Creative Consulting ini menyabet beragam penghargaan, di antaranya British Council's International Young Creative Entrepreneur, Asian Pacific Entrepreneur Award Winner (Most Promising Entrepreneurs), Young Marketers Award Winner dari IMA and Markplus, dan Future CEO to Watch dari majalah SWA. Wow!

Sekarang sedang sibuk apa?
Sedang konsentrasi di Oh My Goodness (OMG) Consulting yang saya dirikan. Saya membantu klien yang mau melakukan bisnis secara berbeda atau istilahnya ala "Oh my Goodness". Saya percaya, bisnis yang dilakukan secara berbeda punya peluang sukses lebih besar ketimbang yang dilakukan secara biasa.

Bisa kasih contoh?
Yang terbaru adalah konsep Plaza FX di Jalan Sudirman. Kami konsultannya. Yang ingin kami tonjolkan adalah keunikan. Karena kalau FX mau bersaing dengan Plasa Senayan atau Senayan City, susah. FX kan size-nya kecil. Tapi selama dia punya keunikan, enggak masalah. Salah satunya kami bikin 12 ruang meeting. Kami juga sediakan 3 bus keliling sepanjang Sudirman dan SCBD selama jam kerja. Perjalanan bus bisa dicek lewat SMS. Jadi, lebih simple dan menolong kapasitas parkir FX yang kecil.

Kadang-kadang, dalam bisnis orang ingin semuanya. Padahal, sekarang eranya enggak bisa begitu. Harus punya ciri sendiri. Core segmen FX adalah orang-orang kantoran di daerah Sudirman. Nah, sekarang FX ramai banget. Itu membuktikan, selama kita punya konsep yang kuat dan unik, tapi tetap dengan perhitungan, harusnya kita juga bisa.

Jadi, lebih ke konsep bisnis ya?
Kurang lebih yang saya lakukan adalah membuat sesuatu yang tidak lazim. Jadi sekarang larinya sih lebih ke bussiness innovation concept. Orang sering nanya, "Kamu event organizer ya?" Saya bilang, saya bukan event organizer tapi event consultant. Saya lebih melakukan inovasi bisnis, tapi disesuaikan dengan karakter klien.

Kalau klien biasa pakai baju biru, jangan disuruh pakai baju oranye. Tetap pakai baju biru, tapi birunya diapain begitu. Jadi, OMG selalu bilang bahwa orang boleh berpikiran out of the box, tapi jangan out beneran. Eksekusinya tetep harus inside the box.

Apa lagi yang tengah Anda lakukan?
Banyak proyek yang "seksi dan seru" yang sedang kami garap. Dulu misalnya, saya bikin BC Bar. Itu bar pertama kali di Jakarta yang hanya buka Jumat dan Sabtu, tapi kok bisa menguntungkan. Orang kan bingung. Lho, kalau saya buka setiap hari enggak unik kan? Kalau buka Jumat dan Sabtu, orang malah penasaran. Malah saya ada ide bikin restoran yang enggak ada menunya. Tapi belum ada klien yang berani. He-he.

Saya pernah kuliah akuntansi, makanya hitung-hitungan tetap benar. Tapi, tahu enggak kuliah saya enggak selesai lo. Waktu itu saya pikir-pikir, kuliah buat cari kerja. Ini kerjanya sudah dapat dan karier bagus. Dari pada keduanya setengah-setengah, saya pilih berhenti kuliah dulu. Tapi, saya bilang ke orangtua, saya akan kuliah di Universitas Terbuka. Kalau enggak, enggak bakal boleh. Tapi saya enggak menyesal karena ilmunya sudah dapat.

Bagaimana Anda melihat diri Anda sendiri?
Saya ini tidak pernah ingin berhenti berinovasi. Kalau dilihat, dari dulu sampai sekarang, setiap tahun selau ada 1-2 inovasi. Bahkan untuk kegiatan menjadi pengajar, yang saya sebut sebagai program isi bensin, saya buat yang aneh. Misalnya saya buat seminar di bioskop. Peserta ikut seminar sambil makan popcorn.

Akhirnya, saya malah mendobrak mitos bahwa guru itu duitnya enggak bagus. Dulu saya memang pernah ingin jadi guru. Sekarang, saya bisa membuat seminar yang sales-nya enggak kalah dengan menggelar event! Bedanya, event saya, ya, seminar. Dulu, di HRC saya jual makanan dan minuman sampai pagi, sekarang saya mengajar atau workshop sampai jam 5 sore, sales-nya terkejar.

Ide-ide biasanya dari mana?
Saya baca berbagai sumber, ternyata kreativitas itu adalah kebiasaan, bukan faktor turunan seperti IQ. Pakai jam misalnya, hari ini saya pakai di kiri, besok pakai di kanan. Rute ke kantor sering saya ubah-ubah. Saya pergi ke luar kota kadang pakai pesawat, kadang pakai mobil. Saya gunakan momen itu untuk melawan rutinitas. Orang-orang yang terjebak rutinitas biasanya tidak kreatif.

Sekarang lebih ekstrem lagi, di OMG saya jarang ke kantor, saya lebih suka mobile. Di kantor, saya dipanggil Invisible Boss, alias bos yang enggak kelihatan. Saya bilang, kalau saya di kantor saya akan terjebak rutinitas. Saya ke kantor hanya kalau ada rapat. Malah waktu kantor masih lebih kecil, kursi saya berikan ke orang lain saking enggak pernah kepakai.

Mungkin juga karena sejak kecil saya suka main game, walaupun tetap ada porsinya. Game membuat saya berani mengambil risiko. Jadi, benar atau enggak, dari hal-hal kecil seperti itulah kreativitas saya muncul. Waktu sekolah di Pangudi Luhur, saya sudah ikut bikin PL Fair, misalnya.

Saya selalu bilang, start small, mulailah dari hal kecil. Jangan langsung gede. Itu yang saya pelajari dari pengalaman sendiri. Dari satu, bikin I Like Monday, akhirnya mendapatkan award achievement. Dari situ muncul tantangan, masak cuma I Like Monday? Akhirnya muncul yang baru. Setelah itu saya bikin program TV, Destination Nowhere. Pergi tanpa tahu tujuan. Jadi, level kreativitas saya makin diuji terus.

Apakah sudah merasa menemukan dunia Anda?
Kalau dibilang nemu, enggak pernah tahu, ya. Dulu saya suka fotografi, saya pikir saya bakal jadi fotografer. Masuk Hard Rock, saya pikir bakal masuk dunia entertainment (Yoris juga pernah membuat IP Entertainment), sempat dapat Marketer's Award, saya pikir dunia saya di marketing.

Sebetulnya, dalam proses pencarian passion itu, yang penting kita melakukan apa yang kita suka. Juga, tetap harus bernilai ekonomis. Saya menyebutnya Happynomics. Kita mau sesuatu tapi harus ada ukuran ekonominya. Happy, tapi harus ada nilai ekonominya.

Apa yang Anda lakukan ke karyawan Anda?
Di kantor, karyawan saya harus senang knowledge, harus senang baca. Nah, tiap minggu kita membuat sharing session, membahas buku yang habis dibaca bergantian. Sekretaris juga ikut. Dengan banyak knowledge, akan banyak inspirasi, jadinya banyak inovasi. Visi kita adalah, senang knowledge, inovation, achievement. Kalau itu jalan, nantinya enggak harus bergantung ke saya, bisa jalan senidiri.

Dari sekian inovasi, mana yang paling menantang?
I Like Monday. Karena posisi saya waktu itu enggak tinggi-tinggi banget. Yang kedua, saya melawan banyak orang. Di HR itu kan terkenal karena penampilan band asing . Sementara saya percaya, musik lokal akan mendominasi musik industri, dan sekarang itu sudah terjadi, Untungnya argumentasi saya diterima. Pelajaran moralnya, jangan takut dengan umur. Yang penting kita punya reasonable reason. Dari situ saya dapat award banyak banget.

Oh ya, saya juga sedang memunculkan minipreneur. Saya ajak ibu rumah tangga muda untuk bekerja dari rumah untuk beberapa proyek saya. Ini sekaligus mendukung program ibu menyusui. Ternyata banyak lho, yang berminat. Menjaringnya gampang, lewat Facebook . Jadi, mereka tetap dapat pemasukan tanpa harus kerja kantoran.

Thursday, January 29, 2009

Tips Membeli Produk Bisnis Internet

Menjual produk sendiri untuk dijual ke orang lain adalah salah satu contoh bagi seorang yang ingin menjadi seorang Internet Marketer, selain menjadi Affiliater (menjual produk orang lain) atau mengikuti program-program Internet Marketer lainnya.

Di bisnis internet, seseorang tidak cukup hanya menjual produknya saja, akan tetapi dia juga harus menguasai produknya itu sendiri. Karena dijamin para pelanggannya akan merasa puas apabila servis yang diberikan si penjual sangat baik.

Seorang Penjual produk bisnis internet harus memiliki latar belakang yang tidak disangsikan lagi oleh calon pembelinya, dari segi moral ini sangat berhubungan erat dengan kelangsungan bisnis yang akan dijalani oleh si Penjual dengan calon pembelinya.

Dengan mengetahui latar belakang si Penjual produk, calon pembeli mungkin tidak menyangsikan lagi produk hasil kreasi sang penjual, dengan kata lain mereka akan tahu bahwa produk si penjual "A" memang layak untuk dibeli dan dipasarkan .

Buat anda yang ingin mengembangkan bisnis di internet, perlu melakukan survey terlebih dahulu terhadap produk yang ingin anda beli. Apalagi anda seorang blogger newbie atau pebisnis pemula, yang mungkin tidak sabar untuk membeli produk yang bisa menghasilkan banyak uang ke kantong anda.

Berikut tips-tips yang "mungkin" bisa membantu anda dalam memilih suatu produk bisnis di internet:

1.Sebelumnya Pelajari ilmu dari produk yang ingin dibeli
Lho kok aneh?, kita mau beli kok disuruh belajar dulu? ya memang, sebab dengan mempelajari ilmu dari produk anda, anda akan lebih terarah lagi setelah membeli produk baru anda, misalnya dengan sering-sering mengunjungi blog yang bisa mengarahkan anda untuk menjadi seorang "penjual" atau dengan menjadi member milis, atau dengan men-subscribe email langganan seorang penjual yang sudah ternama. Sehingga anda bisa mempunyai pondasi yang kokoh sebelum memulai menjadi "penjual". Dengan kata lain "mempelajari produk sebelum membeli" berarti anda sedang mengendarai mobil di jalan yang sempit dan berliku-liku, memang terasa berat dan lama, tetapi yakinlah dengan meluangkan waktu sedikit untuk belajar, anda pasti bisa!. Setelah itu "membeli produk" anda akan diantar menuju jalan "Tol" yang lurus dan cepat, anda pun cukup tancap gas saja. Itu maksud saya.

2. Pilihlah produk yang sesuai dengan hobi dan minat anda
Pilihlah produk yang mungkin anda sukai dan minati, jangan mencoba-coba untuk membeli produk yang anda tidak tahu seluk beluknya. Misalnya anda seorang juru gambar, lalu anda ingin membeli produk tentang cara menjahit baju....nah lho?..enggak klop dong...hehe. Atau mungkin anda lebih berminat pada dunia marketing, anda bisa membeli produk-produk tentang dunia marketing.

3. Belilah dengan harga yang terjangkau
Saya sarankan anda lebih memprioritaskan harga produk yang terjangkau dengan investasi keuangan yang anda miliki, jangan membeli produk yang terlalu mahal atau membeli produk yang terlalu murah. yang penting produk tersebut bisa anda pelajari dan bisa dipraktekkan semuanya, sayang khan kalau produk-nya mahal tapi anda tidak bisa mempraktekkannya semua, jadi mubazir.

4. Berhati-hati atas produk yang berbau "penipuan"
Nah tips yang satu ini perlu anda perhatikan, karena semua penjualan produk bisnis internet tidak semuanya bisa diandalkan , karena si pembeli harus men-transfer sejumlah uang dulu ke penjual, masalahnya bagaimana kalo produk yang dibeli tidak kunjung datang.

5. Carilah mentor yang baik yang bisa membimbing anda
Ibarat seorang yang masih "hijau" di dunia bisnis, anda perlu seorang mentor / pembimbing yang mau membimbing anda menjalankan bisnis anda, dalam hal ini biasanya di sediakan oleh penjual produk dengan service bimbingan dengan masa tertentu sampai anda bisa menjalankan bisnis anda sendiri.

6. Tiada hasil tanpa belajar & kerja keras
Sekali lagi tips buat anda, semua produk yang anda beli tidak menjamin menghasilkan keuntungan yang cepat dan berlipat-lipat tanpa kerja keras dan kemauan anda untuk sukses di dunia bisnis internet. Sebab semua produk bisnis internet mengharuskan anda untuk menerapkan semua ilmu/terapan-terapan yang ada di produk tersebut, jadi jangan anda yakin bisa langsung mendapatkan keuntungan besar tanpa kerja keras, yakinlah dengan kerja keras kita , Pasti kita bisa menghasilkan sesuatu yang berguna.

Semoga bermanfaat,



Wednesday, January 21, 2009

Berbisnis Refferal secara Offline....

Berbisnis referral secara offline ...manteb khan judulnya (halah..), hehehe, saya mencoba me-refresh pikiran kita tentang apa itu bisnis referral. Bisnis referral adalah bisnis dimana kita menjadi orang yang merekomendasikan bisnis punya orang alias menjadi makelar.

Sebagai internet marketer, kita tahu bahwa refferal banyak sekali di dunia maya ini, tapi bagaimana sekarang caranya membawa dunia off-line ke dunia internet sebagai obyek refferal kita, begini caranya......

Bisnis di dunia offline banyak sekali kita jumpai, seperti perdagangan maupun penjualan jasa, Sebagai internet marketer , anda harus cukup jeli melihat potensi ini, karena dengan melihat potensi bisnis refferal dari dunia offline ini, kita bisa meraup keuntungan yang tidak sedikit hasilnya, misalnya , anda mempunyai teman, saudara atau kenalan yang punya usaha seperti berdagang atau sebutlah usaha UKM (Usaha Kecil Menengah), tetapi mereka tidak mempunyai akses ke dunia internet, anda sebagai pengguna internet sekaligus marketer tentu bisa mengambil potensi ini, dengan cara mengiklankan produk-produk mereka di jaringan website / blog anda, dengan keuntungan dari komisi yang anda telah sepakati berdua dengan si-empunya produk.

Dengan demikian kini anda sebagai salesman dari produk teman anda tersebut, anda harus mempunyai target dan jurus-jurus jitu agar iklan produk anda bisa dikenal di dunia maya.

Kalau anda melihat potensi keuntungan-nya sangat besar , anda bisa mengiklankan produk refferal anda di iklan-iklan berbayar seperti adword-nya Om google, karena kita sadar itu adalah sebagian dari cost yang kita harus keluarkan untuk memperkenalkan produk refferal anda. Tapi kalau anda tidak ingin mengeluarkan cost alias modal gratisan, anda bisa mengandalkan traffic dari blog anda, dan ini biasanya banyak dipakai oleh para blogger-bloger untk menjual refferal-nya.

Setelah berjalan semua proses promo-nya, anda bisa mengambil alih sebagai "contact-person" dari teman anda tersebut, sehingga setiap ada pesanan, anda-lah yang pertama-tama dihubungi oleh calon customer, baru setelah itu anda bernegosiasi dengan teman pemilik produk tersebut , untuk klarifikasi pesanan.

Memang dibutuhkan kepercayaan antara penjual dan anda sebagai sales-nya, karena sedikit saja ada kondisi yang kurang harmonis, tak jarang akan meruntuhkan kerjasama seperti ini, atau ada calon pelanggan yang langsung ke si-empunya produk tanpa lewat anda terlebih dahulu.

Gimana...? kira-kira tertarik untuk memulainya?